.....WeLcOmE,to BaNgkiT's bLoG..... [please EnJoY]

Selasa, 26 Mei 2009



Linksys WRT54G merupakan Broadband Router yang dilengkapi dengan wireless b/g. WRT54G dapat dijadikan sebagai server gateway untuk koneksi internet anda, umumnya yang berkonseksikan “broadband internet accses”. Untuk mengkonfigurasi router ini sangatlah mudah. Berikut langkah-langkahnya :

Pertama “Setting IP WAN & LAN” :

- Siapkan/nyalakan Router Linksys WRT54G anda.
- Sambungkan kabel data (UTP Straight kabel) ke port LAN komputer/Laptop Anda.
- Setting IP pada komputer/laptop anda menjadi DHCP agar lebih mudah.
- cek ip, netmask dan gateway yang diterima komputer anda.
- buka browser anda dan masukkan ip gateway komputer anda tadi, defaultnya http://192.168.1.1/ .
- Nah, akan muncul form password untuk akses ke routernya, default user/pass : admin
- Pada internet Connection Type nya silahkan dipilih : DHCP atau Static, ini tergantug ISP yang Anda gunakan.
- lalu masuk ke settingan Network Setup, Settingan LAN sesuai keinginan anda atau biarkan saja untuk default.

Jika Anda memilih DHCP disable maka anda harus memasukkan IP, Netmask, Gateway dan DNS secara manual untuk setiap klien.

- untuk Time Zonenya pilih GMT+7 untuk indonesia, yang laen terserah Anda.
- lalu Save Setting.
- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kabel sudah dapat terkoneksi ke internet.

Kedua “Settingan WIFI” :

- pilih Menu Wireless
- wireless network mode sebaiknya dipilih Mixed agar support ke tipe wifi b dan g
- ganti SSID sesuai kemauan Anda.

Untuk SSID Sebaiknya menggunakan Huruf Kecil Semua, dan ganti spasi dengan garis bawah untuk mencegah, beberapa perangkat wifi penerima yang tidak support.

- wireless Channel silahkan dipilih default aja, kecuali ditempat anda terdapat wifi/hotspot lain
Nah, untuk hal ini bisa anda ganti dengan channel yang belum terpakai.
- lalu pilih Save Setting.
- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kable & WIFI sudah dapat terkoneksi ke internet.

Untuk mengamankan koneksi WIFI anda, sebaiknya anda memasang security pada wifi anda.
Tipe security anda bisa berupa WEP atau WPA. namun untuk lebih universal pilih saja WEP yang 64 bit. Cara konfigurasinya :
- pilh Menu Wireless – Wireless Security.
- pilih security mode = WEP
- pilih default transmite key = 1
- pilih WEP Encryption = 64 bits10 hex digits
- masukkan passphrase dan klik generate, Maka akan tercipta 4 key untuk akses password wifi anda, silahkan gunakan Key 1, (karena anda memilih defaul transmitenya = 1).
- lalu Save Setting
- Nah koneksi WIFI anda sekarang sudah Secure (dalam artian memiliki password dan terenkripsi).


Atau anda juga bisa menggunakan cara dibawah ini,

Cara Setting LinkSys WRT54G :

1. Pasang kabel power ke listrik, dan colokin ke LinkSys WRT54G
2. Tekan tombol reset di LinkSys WRT54G untuk membuat setingan jadi default, caranya adalah menekan tombol reset di belakang LinkSys WRT54G dengan menggunakan klik ato korek api kayu ato apapun. Tekan selama 1 jam =)) ( tekan selama 10 detik aja ;)) )
3. Pasang kabel LAN ke LinkSys WRT54G. Kabel Lan ini adalah kabel yang menghubungkan HUB dengan PC (kalo cara manual). Asumsi ini adalah LAN sudah berjalan, dan anda cuman menjadikan wireless sebagai alternatif tuk koneksi LAN.
4. Siapkan 1 komputer yang juga terhubung dengan jaringan yang sama, untuk mensetting LinkSys WRT54G.
5. Default IP address dari LinkSys WRT54G adalah 192.168.1.254, maka buka saja web browser, dan ketik \\192.168.1.254
6. Setelah anda masuk ke halaman setting, username kosongi saja, password anda isi admin. Klik ok.
7. Setelah anda login, silahkan pilih Wireless, dan pastikan kepilih MIXED
8. Klik Wireless-Security, pilih security mode dengan WEP, gunakan encryption 40/64, isi pharaphrase, dan klik Generate. Untuk TX Key pilih angka 1 aja
9. Setelah anda generate, maka akan muncul 4 macam password, bila anda pilih TX Key = 1, maka password yang anda perlukan adalah Key 1. Setting password disini sangatlah penting, agar LAN anda tidak di acak2 oleh orang yang gak berkepentingan.
10. Save setting,… selesai.

Cara menggunakan WIFI

1. Hidupkan laptop anda, dan aktivkan wirelessnya, atau bila anda menggunakan PC, hidupkan wireless dongle dan aktifkan wifi nya
2. Akan terlihat WIFI connenction bernama LinkSys,
3. Pilih koneksi itu, dan klik CONNECT
4. Anda akan ditanyai password, isilah dengan password 1 tadi (KEY 1)
5. Anda akan otomatis terkonek dengan LAN dengan WIFI

Bila Lan anda tersebut terhubung dengan SPEEDY, maka akan otomatis Laptop anda bisa untuk mengakses Internet pula :))

Mudah kan??

Selamat Mencoba

[+/-] Selengkapnya...

Minggu, 19 April 2009

Penemu rasi bintang: antara invention dan discovery

Ini salah satu search term dalam google yang membawa seseorang ke blog ini. Penemu rasi bintang. Barangkali orang ini mau tau, siapa sih yang menemukan rasi bintang? Google kemudian menampilkan sekian hasil dan entah bagaimana, mendaratlah orang itu ke blog ini. Barangkali di blog ini ada jawabannya.

Haruskah segala sesuatu ada penemunya? Aneh sekali memang dunia pendidikan kita (mungkin negara lain juga gitu?), segala hal harus punya penemu: Siapa penemu mesin cuci? Siapa penemu komputer? Siapa penemu telepon? Siapa penemu radio? Siapa penemu bola lampu? Siapa penemu teleskop? Siapa penemu Benua Amerika? Hingga… siapa penemu rasi bintang?

Banyak hal yang harus diperjelas sepertinya. Dalam Bahasa Inggris, penemuan bisa diterjemahkan dalam dua kata: invention atau discovery. Dua-duanya diterjemahkan menjadi penemuan, namun maknanya berbeda, kira-kira begini: Invention adalah sesuatu yang belum ada lalu diciptakan sehingga menjadi ada. Contoh kasarnya begini: sebelumnya orang menerangi dunia dengan obor, lalu Thomas Alva Edison bikin bohlam lampu. Ini adalah sebuah invention, dari tidak ada menjadi ada. Kadang-kadang prosesnya tidak semudah kita menunjuk Thomas Alva Edison sebagai penemu bohlam atau Alexander Graham Bell sebagai penemu telepon (ups! Bahkan posisi kedua orang ini sebagai penemu bohlam/telepon pun masih diperdebatkan), namun sangat rumit apabila barang yang dipertanyakan adalah sesuatu instrumen yang kompleks. Contoh: siapa penemu komputer? Nah lo. Pada zaman renaisans, Blaise Pascal sudah memikirkan mekanisme mesin hitung sederhana. Lalu ada mesin Turing, lalu ada ENIAC, hingga Cray. Tidak ada individu tunggal yang menciptakan komputer, yang ada adalah sebuah progresi modifikasi hingga menjadi komputer pribadi atau komputer super seperti yang kita kenal sekarang ini. Demikian pula dengan bom atom: tidak ada satu individu yang menciptakan bom atom, itu adalah sebuah kerja kolaborasi. Intermezzo: Apakah Al Gore adalah penemu internet? Hahahaha…

Discovery adalah sesuatu yang sudah ada lalu diketahui keberadaannya. Oleh karena itu penemuan Benua Amerika disebut sebagai discovery dan penemuan hukum-hukum alam seperti gravitasi atau relativitas umum juga disebut demikian. Oke, memang ada komplikasi dalam istilah discovery ini karena—agar kita dapat memberikan kredit sepantasnya—kemudian pertanyaannya menjadi: siapa yang pertama kali menemukannya? Dalam kasus Benua Amerika, misalnya, Gavin Menzies bikin klaim bahwa Laksamana Zheng He sudah mendarat di Pantai Barat Amerika pada tahun 1421, 71 tahun sebelum pendaratan Kolumbus (saya tidak akan membahas apakah ini klaim ini punya dasar yang cukup atau tidak. Cukuplah diketahui bahwa klaim Gavin tidak banyak disetujui sejarawan-sejarawan arus utama). Mundur lagi ke belakang, bukankah migrasi masyarakat paleoindian (kebudayaan clovis) via Selat Bering ke Amerika berarti membuat mereka pantas disebut sebagai “penemu” benua Amerika? Nampaklah di sini bahwa pentahbisan Kolumbus sebagai “penemu” benua Amerika adalah penemuan dari sudut pandang “dunia lama” yaitu masyarakat Eropa. Saya tidak akan membahas ini lebih lanjut kecuali mengatakan bahwa dalam kasus semacam ini, discovery seringkali sarat dengan perspektif yang bias pada sudut pandang seseorang. Sebagai contoh, di kalangan masyarakat Amerika Serikat, dirayakan hari Kolumbus untuk mengenang pendaratan Kolumbus. Namun, di banyak negara-negara Amerika Latin justru Kolumbus dianggap sebagai penjahat yang memulai penghancuran kebudayaan mereka. Pada zaman pascakolonialisasi ini, orang mulai tertarik mengkaji perspektif-perspektif non-Barat dan pengkajian-pengkajian baru bermunculan. Jadi bolehlah kita mengatakan bahwa Kolumbus adalah “penemu” benua Amerika, namun dari sudut pandang bangsa Eropa. Kalau mau lebih jauh berdiskusi, bangsa Eropa itu bangsa yang mana? Bagaimana kita mendefinisikan “Eropa”? Nah, sebelum diskusinya menjadi lebih jauh, saya berhentikan di sini.

Dalam ranah sains, kredit terhadap discoverer (penemu) juga bukannya tanpa masalah. Apakah betul Einstein adalah penemu teori relativitas umum? Bukankah ide tentang invariansi besaran-besaran Fisika terhadap transformasi koordinat sudah dipikirkan oleh Hendrik Lorentz? Bukankah prinsip-prinsip relativitas sudah ditemukan terlebih dahulu oleh Henri PoincarĂ©? Lagi-lagi ini menjadi masalah dalam memberikan kredit dan bahkan ahli-ahli sejarah sains juga seringkali masih berdebat tentang siapa yang pertama kali memikirkan relativitas umum yang merupakan sebuah teori geometri tentang gravitasi. Contoh-contoh kasus lain dalam sains masih banyak lagi. Siapakah penemu radiasi CMB? Apakah Arno Penzias dan Robert Wilson yang pertama kali mendeteksinya, ataukah trio George Gamow-Ralph Alpher-Robert Herman yang beberapa dekade sebelumnya telah lebih dahulu memprediksi keberadaannya? Lagi-lagi cukuplah di sini saya mencatat bahwa dalam scientific discovery, ide-ide seseorang seringkali adalah modifikasi dari hasil pemikiran seseorang sehingga kadang-kadang sulit sekali menilai orisinalitas seorang ilmuwan. Yang mana yang asli pemikiran dia, yang mana yang inspirasi, yang mana yang diambil dari pekerjaan orang lain? Ada tambahan lagi: dalam kasus “penemuan” benua Amerika, kita dapat mempertanyakan perspektif. Kini, dalam kasus teori-teori ilmiah, lebih fundamenta lagi kita masih dapat mempertanyakan: apakah hukum-hukum alam adalah sesuatu yang eksis dan menunggu untuk kita ungkap (untuk kita discover), ataukah itu hanya gambaran kita tentang alam yang kemudian punya korelasi dengan apa yang kita amati? Pendek kata, apakah hukum-hukum alam adalah sebuah realitas ataukah itu adalah (hanyalah?) gambaran kita tentang realitas? Tentu saja pertanyaan mengenai hakikat realitas ini tidak akan memiliki jawaban yang sederhana.

Baiklah, sebelum melantur ke mana-mana saya akan akhiri diskusi mengenai “penemuan.” Kata ini cukup ambigu karena dapat bermakna ganda: invention yang berarti menghasilkan sesuatu benda yang belum ada sebelumnya, atau discovery yang berarti menemukan sesuatu yang sebelumnya belum diketahui “keberadaannya.” Ada banyak komplikasi dalam mentahbiskan seseorang atau sesuatu kelompok senagai penemu ini dan itu. Menurut hemat saya, jauh lebih penting untuk mengetahui proses penciptaan/penemuan sesuatu ketimbang secara simplistik menunjuk si A atau si B sebagai “sang penemu.” Mungkin hal ini tidak membantu kita dalam memberikan kredit secara pantas namun paling tidak membuat kita mengetahui cerita keseluruhannya (kalaupun hal tersebut bisa didefinisikan).

Sekarang urusan kedua yaitu soal “penemu rasi bintang.” Siapa yang menemukan rasi bintang? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita telisik dulu: apa sih rasi bintang? Selain taut pada kalimat sebelumnya, pada beberapa posting terdahulu saya juga sudah mendiskusikan tentang hal ihwal rasi bintang. Lumayan lah buat batu pijakan. Satu hal yang perlu diingat: Konstelasi tidak eksis secara fisik, ia hanyalah gambar di langit, hasil imajinasi manusia yang diproyeksikan pada benda-benda langit. Jadi rasi bintang adalah produk budaya, hasil ciptaan masyarakat lampau. Sebagaimana bom atom, komputer, ataupun satelit, di sini tidak ada penemu tunggal.

ANDA pun bisa menjadi penemu [sebuah] rasi bintang. Lihatlah taburan bintang-bintang di langit malam, biarkan imajinasi Anda berkelana, tariklah garis khayal di antara bintang-bintang, dan gambarlah sesuatu dalam imajinasi Anda. Sebagaimana Anda bebas meninggalkan komentar dalam posting blog ini ataupun mengomentari video YouTube terbaru, sehingga melalui internet kita semua terkoneksi dalam satu desa global dan mendorong Majalah Time untuk memilih ANDA sebagai manusia tahun 2006, Anda pun bebas menciptakan rasi bintang Anda sendiri!

Dan jangan salah, kemampuan Anda berkhayal dan menciptakan rasi bintang sendiri juga bisa dipakai untuk merayu-rayu seseorang yang Anda sukai loh. Coba saja simak video di bawah…

[+/-] Selengkapnya...

RASI BINTANG PDF Print E-mail

mway_nightBintang di langit malam yang cerah, kamu tentu pernah melihatnya. Tapi tahukah kamu bahwa bintang-bintang itu memiliki susunan yang khusus? Dan susunan itu telah dikenal sejak dulu kala. Sagitarius, Leo, Scorpio, atau apa nama bintang kamu?

Pernahkah kamu saksikan sendiri gugusan bintang-bintang itu di malam hari? Siapakah yang memberi nama bintang-bintang itu? Kenapa rangkaian bintang-bintang itu diberi nama?

seven%20sistersRasi bintang atau untaian beberapa bintang di langit telah dikenal sejak 4000 tahun sebelum masehi. Saat itu rasi bintang di kaitkan dengan mitologi dewa-dewa dalam kaitannya dengan kepercayaan. Hingga kini Rasi Bintang yang resmi ditetapkan oleh Persatuan Astonomi Internasional berjumlah 88 buah.

orionNama rasi bintang sendiri adalah hasil kesepakatan yang diambil dari nama yang telah ada sebelumnya, misalnya yang diambil dari karya Ptolomeus berjudul ALMAGEST. Nama-nama rasi bintang kebanyakan berdasarkan mitologi Yunani dan Romawi. Sebenarnya tiap daerah tentu punya nama nya sendiri-sendiri, sebagai contoh di Indonesia, bintang terang dalam rangkaian ORION, dikenal sebagai bintang WALUKU.

Rasi bintang juga bergantung di belahan bumi mana kita melihatnya, apa yang kamu lihat pada malam hari di bumi Indonesia ini, akan berbeda dengan apa yang sahabat kamu liat di belahan bumi Eropa sana.

zodiak_signsDari banyak rasi bintang yang ada, terdapat 12 rasi yang dikenal dengan nama ZODIAK. Zodiak ini dikenal oleh bangsa Babilonia sejak abad 2000 SM. Dari zodiak inilah selanjutnya kita mengenal pembagian nama bintang berdasarkan kelahirannya. Dua belas rasi tersebut, adalah Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Dan hal ini juga dikaitkan dengan kepercayaan bahwa bintang-bintang itu memberi pengaruh kepada kehidupan manusianya.

Tapi kamu tidak harus percaya, karena Zodiak ini sebenernya hanyalah penamaan 12 rasi dari banyak rasi yang tersebar di angkasa, yang kebetulan dilewati matahari setiap tahunnya.

sextantKarena sejak dulu orang menyadari bahwa kemunculan bintang di langit malam selalu pada saat waktu dan kondisi yang sama, maka mereka menggunakan rasi bintang sebagai alat penunjuk arah dan waktu. Seperti bintang WALUKU yang kita bicarakan tadi, adalah sebagai penanda mulainya masa tanam bagi para petani. Juga bintang Salib (layang-layang) sebagai penunjuk arah selatan, dan bintang Beruang Besar (atau Gayung besar) sebagai penunjuk arah Utara. Para pelaut hingga kini juga masih menggunakan bintang sebagai pemandu arah dan juga untuk menentukan posisi kapalnya, alat yang digunakan pelaut dalam mengamati bintang tersebut adalah sextant.

Ayo, kita kembali bersiap-siap menikmati langit malam yang cerah, amati beberapa rasi bintang yang menunjukkan arah, dan juga mungkin bintang kelahiran kamu.***

(dari berbagai sumber)


[+/-] Selengkapnya...